SENI IMPLEMENTASI KEHIDUPAN KAMPUS, oleh : Marra Mutiara
Esai Singgih Aji Prasetyo yang berjudul “Kehidupan Seni
Kampus” sangat menarik perhatian untuk di bahas. Memang kampus merupakan salah
satu lembaga pendidikan tinggi yang mempunyai peran penting dalam membentuk
karakter mahasiswanya.
Banyak berbagai cara dalam membentuk karakter bangsa seperti
yang di jelaskan Singgih yaitu menghidupkan seni di kampus Namun, untuk
membentuk karakter suatu bangsa tidak hanya dengan menumbuhkan tingkat kesenian
di setiap lembaga pendidikan namun ada beberapa faktor pendukung yang memiliki
peran yang tidak kalah pentingnya dari yangdi bahas oleh Singgih tersebut.
Akan tetapi dalam esai karya Singgih justru menyoroti
kehidupan Berbangsa dan bernegara bukan kehidupan seni atau kesenian di dalam
kampus. Singgih sedikit menyinggung tentang kesenian akantetapi kebanyakan
justru membahas pemerintah dan kehidupan negara.
Seharusnya esai singgih membahas mengenai kehidupan yang ada
di dalam kampus bisa dari segi positif ataupun segi negatifnya sekalipun.
Karena setiap hal pasti akan memiliki sisi yang berbeda. Layaknya mata uang
yang memiliki dua sisi yang berbeda namun tetap saling melengkapi.
Memamg benar yang dilatakan singgih bahwa kesenian dikampus
sangat penting dan dapat membentuk sebuah karakter yang adi luhur. Akan tetapi,
kembali lagi mengenai dua sisi mata uang. Kesenianpun juga bisa menjadi
boomerang yang dapat menghancurkan mahasiswa apabila dalam pemanagemen waktu
antara seni dan yang lain buruk.
Selain itu kesenian juga dapat menjadi indikator kekreatifan
mahasiswa. Oleh sebab itu kesenian bisa membuat mahasiswa menjadi insan yang
kreatif dalam berbagai aspek seperti ketika mata kuliah, diskusi, maupun dalam
penyelesaian masalah di masyarakat.
Kembali lagi ke esai karya Singgih. Esai tersebut akan lebih
baik apabila didalamnya dijelaskan mengenai hal-hal yang saya contohkan diatas.
Atau bisa juga dengan hal-hal lain yang menyangkut garis besar sebab akibat
pengaruh seni dikehidupan kampus dan seni-seni yang ada dikampus mengingat
judul esainya adalah “Kehidupan Seni Kampus”.
Jadi intinya adalah kesenian bisa sangat bermanfaat bagi
mahasiswa ataupun kampus. Namun, juga bisa berakibat buruk apabila pemanagemenannya
kurang baik bahkan buruk.
Komentar
Posting Komentar