INSPIRASI BAPAK PROKLAMASI, oleh : Marra Mutiara


Menanggapi esai Ridwan Nanda Mulyana yang berjudul “Bung Hatta dan Pesan untuk Kemerdekaan Kita” (Tribun Jateng, 18 Agustus 2016) cukup menarik perhatian.

Saya setuju dengan esai Ridwan yang mengatakan bahwa Bung Hatta pantas menjadi salah satu tokoh yang patut di contoh kejujurannya, keikhlasannya, kebijaksanaannya, kesederhanaannya, kepintarannya, kecintaan dirinya terhadap tanah air ini.

Di jaman yang serba canggih ini, banyak penerus negeri ini seakan-akan tutup mata dan acuh tak acuh dengan kondisi negeri ini yang semakin hari semakin tidak karuan. Mereka lebih memikirkan bagaimana menyenangkan dirinya sendiri di banding memikirkan bagaimana keadaan negerinya yang sangat membutuhkan kemampuan mereka.

Memang, setiap tahun, pada tanggal 17 Agustus, mereka pasti merayakan Hari Ulang tahun Republik Indonesia (HUT RI). Cara mereka merayakan HUT RI pun bermacam-macam, seperti, mengikuti upacara HUT RI, mengikuti perlombaan, sampai mengenang dengan cara yang lain sesuai agendanya. Mereka seolah-olah sangat antusias menyambut Kemerdekaan dengan senang hati tanpa ada paksaan sama sekali. Namun, pada hari berikutnya, mereka kembali lagi menjadi orang-orang yang gelap mata melihat kisruhnya Negeri tercinta ini.

Memang benar kata  Ridwan, kebanyakan para pemimpin negeri  saat ini terjangkit suatu virus yang di sebut virus krisis nilai. Mereka memang diakui kepintarannya akan tetapi semua itu berbanding terbalik dengan kepribadian mereka. Ketika mereka diberi amanah untuk mensejahterakan seluruh rakyat justru kesempatan ini digunakan untuk mencari pundi-pundi rupiah yang telah hilang saat mereka “berpuisi” demi memperoleh jabatan tersebut.

Seyogyanya, mereka harus berkaca dari sosok Bung Hatta yang tetap memilih hidup sederhana meskipun beliau merupakan orang nomor 2 di Indonesia yang notabenenya dapat hidup bergelimang harta jika mau memanfaatkan jabatannya. Beliau sosok yang mengedepankan kejujuran, ikhlas melaksanakan amanah rakyat, bijaksana dalam memanajemen kepentingan pribadi dan kepentingan Negara. Andai saja semua penerus bangsa di Indonesia dapat meneladani sosok Bung Hatta, InsyaAllah Negara tercinta kita dapat berkembang pesat seiring bertambah umurnya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SENI IMPLEMENTASI KEHIDUPAN KAMPUS, oleh : Marra Mutiara

Mon Histoire de vie (Riwayat Hidupku)